Showing posts with label TIPS. Show all posts
Showing posts with label TIPS. Show all posts

Aug 1, 2011

10 Tips Bermain Drum

1. Selalu menggunakan EAR PLUG (penutup telinga) guna melindungi telinga dari kerusakan dan selalu gunakan pada saat latihan dan tampil. Sekarang banyak pemain drum yang telah mengidap penyakit tinnitus (kuping mendengung) dan sampai sekarang obatnya masih belum ada. Sayangilah pendengaran anda. 2. Biasakan menggunakan METRONOME setiap kali berlatih sehingga tempo anda senantiasa stabil. 3. Bermainlah dengan RILEKS, jangan tegang dan jangan membuang-buang tenaga, tidak ada gunanya. 4. Selalu menyiapkan STICK sendiri lebih dari satu pasang jika ingin tampil. 5. Jangan terlalu CEPAT PUAS dengan ilmu yang telah anda dapat. Cobalah menambah ilmu lagi dengan cara belajar dari guru drum yang berbeda atau dari teman anda yang lebih berpengalaman. 6. Jangan terlalu FANATIK pada satu atau dua aliran lagu saja, hal inilah yang dapat menghambat kreatifitas pemain dan membuat permainan anda menjadi monoton dan membosankan. Cobalah berbagai macam aliran musik dan usahakan anda dapat memainkan seluruh aliran musik yang ada. 7. Dalam permainan drum harus melibatkan FEEL atau dengan kata lain harus benar2 dirasakan, jangan asal pukul dan jangan pernah berpikiran bahwa semakin keras pukulan semakin bagus. Itu salah! Dan juga jangan berpikir bahwa semakin cepat anda bermain semakin hebat. Tidak juga, kekerasan dan kecepatan tidak ada sangkut pautnya dengan musikalitas. 8. Selalu berlatih dari TEMPO yang lambat dan jika sudah sangat terbiasa, tingkatkan temponya perlahan-lahan. Anda harus belajar berjalan dulu baru bisa lari. 9. DENGARKAN pada musisi lainnya, jangan hanya terfokus pada diri sendiri, dengarkan yang lain. 10. Jadilah pemain drum yang KREATIF, beri variasi pada setiap permainan drum yang anda dapat. Karena drum masih merupakan sesuatu yang 'baru', masih banyak variasi baru yang bisa anda dapatkan. Note: Untuk EAR PLUG anda dapat membelinya di apotik yang besar atau di toko yang menjual perlengakapan militer. Untuk metronome disetiap toko musik pasti ada, dan carilah yang digital. Selengkapnya www.klinikdrum.com
Read More >>

Jul 29, 2011

About Gitar Bass

Gitar bass listrik (biasa disebut Bass listrik atau bass saja) adalah alat musik dawai yang menggunakan listrik untuk memperbesar suaranya. Penampilannya mirip dengan gitar listrik tapi ia memiliki tubuh yang lebih besar, leher yang lebih panjang, dan biasanya memiliki empat senar (gitar listrik memiliki enam senar).

Tambahan:
Bobot dari bass sendiri idealnya lebih berat daripada gitar listrik biasa, karena senarnya yang lebih tebal (untuk menjaga kerendahan nada/bunyi) sehingga menyebabkan harus memilih kayu yang lebih padat dan keras untuk menyeimbangi tekanan pada neck (leher gitar).

Selain itu ukuran fret (kolom pada gitar) yang lebih besar yang disesuaikan dengan ketebalan senar.

Ada banyak jenis bass yang dipakai sampai dengan saat ini. Yang paling banyak dipakai berupa contra bass dan cello bass (yang biasa digunakan untuk pertunjukan opera), bass listrik (biasa digunakan untuk semua jenis pertunjukan terutama band) serta bass fretless yang sama dengan bass listrik tapi tidak ada fret (kolom/pembatas pada papan tekan/neck) pada bass tersebut. Prinsip kerja bass fretless mirip dengan contra/cello bass hanya saja berbentuk gitar listrik.


Senar dan Penalaan (Tuning)
Empat senar
Biasanya ditalakan ke "G-D-A-E", "G-D-A-D", "G-D-G-D", "D-A-E-B", "F-C-G-D" atau "F-C-G-C"
Lima senar
Biasanya ditalakan ke "G-D-A-E-B" tapi terkadang "C-G-D-A-E".
Enam senar
Biasanya ditalakan ke "C-G-D-A-E-B" atau "B-G-D-A-E-B", walaupun "E-B-G-D-A-E" juga suka dipakai.

Penalaan di atas diurutkan berdasarkan nomor senar (senar 1, senar 2, dan seterusnya), di mana senar 1 adalah senar terbawah dari gitar bass (senar yang paling tipis).

Pemain bass memilih menggunakan bass dengan lima senar atau pun enam senar dikarenakan lebih luasnya jangkauan nada yang bisa dimainkannya. Bass bersenar enam jarang dipakai daripada bass bersenar empat dan bass bersenar lima. Biasanya bass bersenar enam ini banyak dipakai oleh pemain bass beraliran jazz, walaupun tidak dimungkiri pemain beraliran rock-pun ada juga yang memakainya, dikarenakan lebih luasnya jangkauan nada yang bisa dimainkannya.
Read More >>

Jun 19, 2009

Bass



Gitar bass listrik (biasa disebut Bass listrik atau bass saja) adalah alat musik dawai yang menggunakan listrik untuk memperbesar suaranya. Penampilannya mirip dengan gitar listrik tapi ia memiliki tubuh yang lebih besar, leher yang lebih panjang, dan biasanya memiliki empat senar (gitar listrik memiliki enam senar).

Tambahan:
Bobot dari bass sendiri idealnya lebih berat daripada gitar listrik biasa, karena senarnya yang lebih tebal (untuk menjaga kerendahan nada/bunyi) sehingga menyebabkan harus memilih kayu yang lebih padat dan keras untuk menyeimbangi tekanan pada neck (leher gitar).

Selain itu ukuran fret (kolom pada gitar) yang lebih besar yang disesuaikan dengan ketebalan senar.

Ada banyak jenis bass yang dipakai sampai dengan saat ini. Yang paling banyak dipakai berupa contra bass dan cello bass (yang biasa digunakan untuk pertunjukan opera), bass listrik (biasa digunakan untuk semua jenis pertunjukan terutama band) serta bass fretless yang sama dengan bass listrik tapi tidak ada fret (kolom/pembatas pada papan tekan/neck) pada bass tersebut. Prinsip kerja bass fretless mirip dengan contra/cello bass hanya saja berbentuk gitar listrik.


Senar dan Penalaan (Tuning)
Empat senar
Biasanya ditalakan ke "G-D-A-E", "G-D-A-D", "G-D-G-D", "D-A-E-B", "F-C-G-D" atau "F-C-G-C"
Lima senar
Biasanya ditalakan ke "G-D-A-E-B" tapi terkadang "C-G-D-A-E".
Enam senar
Biasanya ditalakan ke "C-G-D-A-E-B" atau "B-G-D-A-E-B", walaupun "E-B-G-D-A-E" juga suka dipakai.

Penalaan di atas diurutkan berdasarkan nomor senar (senar 1, senar 2, dan seterusnya), di mana senar 1 adalah senar terbawah dari gitar bass (senar yang paling tipis).

Pemain bass memilih menggunakan bass dengan lima senar atau pun enam senar dikarenakan lebih luasnya jangkauan nada yang bisa dimainkannya. Bass bersenar enam jarang dipakai daripada bass bersenar empat dan bass bersenar lima. Biasanya bass bersenar enam ini banyak dipakai oleh pemain bass beraliran jazz, walaupun tidak dimungkiri pemain beraliran rock-pun ada juga yang memakainya, dikarenakan lebih luasnya jangkauan nada yang bisa dimainkannya.
Read More >>

Mar 26, 2009

Mengenal Bagian -Bagian Gitar

Hai guys. bagi yg pengin belajar mengenal bagian gitar ni dia :
A. GITAR ELEKTRIK:

  1. Tuning Machines: berfungsi sebagai alat untuk menyetem/menyetel/menstem (tuning) senar gitar sehingga menghasilkan nada sesuai dengan keinginan kita
  2. Headstock: bagian yang berfungsi menahan senar dan tuning machines
  3. Nut: berfungsi untuk mengatur penempatan senar agar tetap konsisten pada tempatnya
  4. Neck:berfungsi untuk meletakkan fretboard, tuners(tuning machines) dan headstock
  5. Fingerboard(Fingerboard): kayu dengan pematang(fret) logam melintang untuk membagi wilayah nada
  6. Fret: logam melintang terletak di sepanjang Fingerboard untuk membagi wilayah nada
  7. Strap pin: untuk menahan selempang(strap) gitar
  8. Body: bodi/badan gitar
  9. Pickups: pendeteksi getaran senar dan mengubahnya dari energi mekanis menjadi energi listrik yang dikonversi oleh amplifier menjadi nada
  10. Bridge: Pengikat/penahan senar ke badan gitar
  11. End pin: untuk menahan selempang(strap) gitar
  12. Bar/vibrato/tremolo/whammy bar:pengatur modulasi getaran senar, ini ada dua jenis: a.bent down tremolo: tremolo yang hanya bisa menurunkan nada, b. updown tremolo(gambar blm ada): tremolo yang bisa menaik/turunkan nada--> kita bahas pada bahasan khusus whammy bar saja
  13. Pickup selector switch: switch pengatur pickups untuk memilih pickup mana yang akan diaktifkan untuk menghasilkan variasi suara yang diinginkan
  14. Volume control: pengatur volume
  15. Tone control: pengatur kekuatan bass dan treble sound gitar
  16. Output jack:penyambung gitar ke amplifier atau peralatan elektronik lainnya
  17. Strings(senar): senar terbuat dari nylon, steel(baja), nikel dst, untuk menghasilkan nada
B. GITAR AKUSTIK/KLASIK:

  1. Tuning Machines: berfungsi sebagai alat untuk menyetem/menyetel/menstem (tuning) senar gitar sehingga menghasilkan nada sesuai dengan keinginan kita
  2. Headstock: bagian yang berfungsi menahan senar dan tuning machines
  3. Nut: berfungsi untuk mengatur penempatan senar agar tetap konsisten pada tempatnya
  4. Neck:berfungsi untuk meletakkan fretboard, tuners(tuning machines) dan headstock
  5. Fingerboard(Fingerboard): kayu dengan pematang(fret) logam melintang untuk membagi wilayah nada
  6. Fret: logam melintang terletak di sepanjang Fingerboard untuk membagi wilayah nada
  7. Strap pin: untuk menahan selempang(strap) gitar
  8. Body: bodi/badan gitar
  9. Bridge: Pengikat/penahan senar ke badan gitar
  10. End pin: untuk menahan selempang(strap) gitar
  11. Strings(senar): senar terbuat dari nylon, steel(baja), nickel dst. untuk menghasilkan nada
  12. Sound hole: penghasil nada, berfungsi mengeluarkan suara getaran senar dan sebagai tempat sirkulasi udara didalam bodi gitar hingga daya akustiknya bagus
Selain dari bagian-bagian yang sudah saya sebutkan, sebenarnya pada prakteknya ada juga beberapa modifikasi, misalnya untuk mengeluarkan suara gitar akustik ke amplifier ditambahkan pickup dst. tapi secara umum, bagian-bagian gitar adalah yang sudah saya sebutkan diatas dan sebenarnya macam-macam gitar juga bukan cuma seperti yang sudah saya sebutkan saja, masih banyak gitar lainnya seperti balailaika, ukulele, banjo, mandolin, harp guitar, resonator guitar dst, dan sangat panjang bila ditulis satu persatu, teman-teman bisa mencari referensi lain di internet seperti di wikipedia dst.

Picture taken from
Blues Guitar For Dummies®
Published by
Wiley Publishing, Inc.
111 River St.

Hoboken, NJ 07030-5774
www.wiley.com
Copyright © 2007 by Wiley Publishing, Inc., Indianapolis, Indiana
Read More >>

Tips Memilih dan Membeli Gitar Elektrik

Anda mau membeli gitar elektrik? Tetapi bingung cara memilihnya?
Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih gitar elektrik:


Pertama…
Jelas datang dahulu ke toko alat musik, melihat-lihat, dan ketika suatu saat anda tertarik pada sebuah gitar yang dipajang disitu, mintalah dengan baik-baik kepada penjaga. Katakan bahwa anda hendak mencobanya (karena kalau mintanya dengan kasar ntar dikira mau ngerampok, kalo ambil sendiri nanti dibilang maling…).

Jangan lupa minta di-tune atau di-stem dahulu. Karena biasanya gitar yang dipajang dalam kondisi kendor. Atau anda bisa menstemnya sendiri (tapi saya sarankan, mendingan minta distem penjaganya aja, biar kalau senarnya putus tidak disuruh ganti…).

Nah.. Kalau anda sudah memegang gitar tersebut, saatnya anda mencoba dan memeriksanya. Berikut adalah beberapa yang perlu diperiksa:

1. Fretboard
Fret adalah garis-garis bar yang ada di neck gitar (udah tahu…!!). Letak fret sangat berpengaruh pada ketepatan pitch (tinggi rendah nada). Geser sedikit saja akan sangat berpengaruh terhadap ketepatan nadanya. Kalau banyak orang bilang “falls”. Apalagi untuk gitar-gitar yang tergolong murah. Karena dibuat secara massal, maka anda patut curiga bahwa ada satu-dua produk yang gagal. Jangan sampai anda ketimpa sial, mendapatkan yang gagal tersebut. Selain falls, kadang juga ketinggian fretnya tidak menurun secara gradual maka akan mengacaukan nada-nadanya, atau mengakibatkan suara pecah. Bahkan untuk gitar-gitar yang tergolong mahal, jangan pernah percaya sebelum mencoba. Siapa tahu ada kesalahan produksi, udah beli mahal-mahal, rusak, gak boleh dibalikin. Repot…

Gitu aja koq repot… gak usah repot. Cobalah dengan metode yang sangat sederhana. Mainkan barre chord (akor tegak) dari F. Dengarkan, ada yang falls atau tidak. Kalau tidak, maju ke F#, dengerin lagi, maju ke G, begitu seterusnya, sampai fret paling ujung. Hati-hati justru fret-fret di ujunglah yang sering falls, karena jarak antar fretnya saling berdekatan. Jadi meleset sedikit saja akan fatal akibatnya. Kalau ada yang falls maka itu bukan pilihan yang bagus.

Atau bagi yang kepingin lebih gaya, mainkan tangga nada mayor diatonis, (jangan pentatonis karena nadanya terbatas). Jelajahai tiap fret, ingat, tangga nada dahulu, jangan improvisasi dahulu, karena ini mencoba gitar bukan pamer kemampuan. Baru sesudah yakin tidak ada yang falls, silahkan mau pamer kemampuan terserah anda.

Untuk seting action senar (ketinggian senar dari fingerboard) bisa disesuaikan sendiri di rumah. Jika konstruksi fret yang anda pilih sempurna, maka anda dapat menseting senar sedekat mungkin dengan permukaan fret tanpa resiko buzzing.


2. Kayu / bahan
Tidak gampang untuk mengetahui bagus dan tidaknya sebuah kayu. Apalagi rata-rata gitar pabrikan sudah dicat tebal dan tidak lagi terlihat pori-porinya. Karena kayu dengan jenis samapun, bisa memiliki kualitas yang berbeda. Dua buah mahogani dari pohon yang sama, bisa menghasilkan lembaran papan yang berbeda kualitasnya. Hanya empu-empu gitar berpengalaman yang dapat mengetahui kualitas sebuah kayu hanya dengan mendengar suaranya ketika diketok dengan jari.

Namun setidaknya ada sedikit panduan tentang bahan kayu ini (Panduan ini hanya untuk memberi informasi karakter tiap kayu bukan masalah kualitasnya). Biasanya dalam katalog tertulis bahan kayu yang digunakan untuk gitar tersebut (jika tidak menipu). Body dari kayu tertentu, neck dengan kayu tertentu, dan fingerboard dengan kayu tertentu. Berikut adalah karakter-karakter untuk kayu tersebut.

Pertama, kayu untuk body: Paling banyak, body menggunakan mahogany. Mahogany memiliki karakter sound yang bright dan attack yang kuat dan tajam. Namun bobot yang sedikit lebih berat. Bahan lain adalah Alder dengan sound warm dan bobot yang ringan. Tidak kalah populer adalah maple. Namun biasanya bodi dengan maple hanya sebagai lapisan, bukan utuh seluruh bodi. Karakter sound yang dihasilkan tebal. Ada pula Bassword dengan karakter yang warm. Dan lain-lain.

Ke dua, kayu untuk neck: bahan neck tak kalah pentingnya dengan bahan untuk body. Pada umumnya menggunakan maple, namun tidak menutup kemungkinan bahan lain. Tetapi selama ini yang dianggap paling baik untuk neck adalah maple. Karena kekuatan serta kelenturannya.

Ke tiga, kayu untuk fingerboard. Fingerboard ada yang satu bahan kayu utuh dengan neck, ada pula yang menggunakan kayu yang berbeda. Jika dengan bahan yang berbeda, kayu yang umum dipercaya untuk fingerboard adalah roosewood atau eboni. Fingerboard rosewood cenderung ke karakter smooth dan warm, sementara eboni lebih menghasilkan karakter bright.


3. Kondisi Fisik
Kondisi fisik mudah dilihat dengan kasat mata. Apakah kondisi masih bagus atau sudah buruk. Namun lebih jauh dalam melihat bentuk dan kondisi bodi adalah melihat karakter yang anda inginkan dari gitar tersebut. Bentuk dan kondisi bodi, neck dan headstock. Konon berbentuk meruncing cenderung menghasilkan suara bright, sementara yang tumpul adalah kebalikannya.

Tak kalah penting adalah melihat kondisi neck. Letakkan mata anda pada posisi dekat dengan bridge atau ujung bodi, tataplah ke arah neck, jika neck bengkok atau melintir, pasti akan kelihatan. Memang kondisi neck yang sedikit melengkung atau melintir bisa diperbaiki dengan mengencangkan/mengendorkan Trusroad (besi yang ditanam di dalam neck), namun alangkah tidak baiknya jika dalam kondisi baru, neck telah melengkung atau melintir.

Berikutnya adalah posisi headstock. posisi headstock konon tidak hanya sebagai variasi penampilan, namun mempengaruhi produksi suara. Yang paling umum adalah headstock miring ke belakang. Dengan posisi miring ke belakang, membuat senar lebih erat tertekan pada nut, maka getaran senar akan tersalur sempurna ke neck kemudian ke body dan pick-up. Ada pula hedstock yang sejajar dengan neck, maka untuk membantu menekan senar pada nut pastikan terpasang binding post.


4. Pick-up dan Wiring
Pick-up bertugas mengubah getaran suara menjadi signal elektrik. Pick-up turut menentukan karakter suara setelah kayu. Pada dasarnya terdapat dua buah jenis pickup, yaitu single coil dan hambucker (double). Single coil memproduksi suara yang cenderung tipis, tepat untuk suara clean yang jernih hingga crunch. Sementara hambucker lebih tepat untuk menghasilkan suara yang tebal, dan identik dengan suara distorsi yang berat.

Ada tiga konfigurasi pick-up yang sering dipasang pada gitar. Pertama, satu atau dua buah Hambucker tanpa singgel coil. Sehingga tepat untuk bermain distorsi penuh. Berikutnya, satu, dua, atau tiga buah single coil tanpa hambucker. Jika anda menginginkan sound jernih, tidak menginginkan suara distorsi yang berat maka inilah pilihannya.Ke tiga, campuran antara hambucker dan single coil. Bisa satu hambucker dua single coil, atau dua hambucker satu single coil. Sehingga konfigurasi ini lebih memberi banyak pilihan karakter suara.

Berikutnya untuk Knob volume dan knob tone. Konfigurasi yang telah umum adalah: pertama, satu volum satu tone. Ke dua, satu volume dua tone, ke tiga dua volume doa tone. Untuk volume tone, pastikan knob tersebut berfungsi dengan baik dalam mengontrol volume yang di keluarkan dari pickup. Untuk knob tone, pastikan terdapat perbedaan yang menyolok antara tone dibuka penuh dengan ditutup penuh.

Terakhir pickup switch. Alat ini berfungsi untuk mengatur penggunaan pickup. Secara umum, terdapat dua jenis pickup swith. Yaitu tiga arah dan lima arah. Pastikan alat tersebut bekerja dengan benar. Masing-masing arah mengontrol konfigurasi pick yang sedang digunakan.

Sebagai contoh untuk gitar dengan dua buah hambucker dengan pickup switch 3 arah. Arah pertama (posisi miring ke atas/samping kiri) berarti mengaktifkan neck pick-up. Bisa dicek dengan mengetuk pickup tersebut. Jika terdapat signal masuk berarti arah switch dan pick-up tersebut berfungsi sempurna. Arah kedua (posisi tengah). Biasanya mengaktifkan kedua pick-up. Bisa dicek seperti langkah pertama. Arah ke tiga (posisi miring ke bawah/samping kanan). Berati mengaktifkan bridge pickup, cek pickup tersebut seperti pada langkah pertama.


5. Penampilan
Nah yang ini selera anda, anda lebih suka bentuk serta warna seperti apa? Namun bentuk fisik turut menentukan karakter suara yang dihasilkan. Jadi lebih baik sesuaikan dengan gaya musik yang hendak anda mainkan. Untuk finisihng pengecatan terdapat dua jenis, solid colour, serta transparan. Jika serat kayu bagus, akan lebih indah jika dengan finishing transparan. Namun jika serat kayu kurang bagus pabrikan lebih sring mengecatnya dengan solid colour. Tetapi kembali lagi, ini masalah selera anda. Jadi terserah anda Selamat memilih gitar.

copyright by guitarlaboratory
Read More >>

Mar 20, 2009

Tips Cara Bermain Gitar Bagi Pemula

Mempunyai hobi musik tidak lengkap rasanya kalau belum bisa memainkan alat musik seperti gitar yang terkenal yang dapat dijadikan teman pengiring semua jenis lagu yang ada di seluruh dunia dan akherat. Belajar bermain gitar awalnya memang sulit dan terkadang membuat stres orang yang mempelajarinya.

Untuk belajar bass sebaiknya anda belajar gitar terlebih dahulu, karea orang yang dapat bermain gitar otomatis bisa bermain bass, namun jika anda bisa bermain bass tidak otomatis bisa gitar. Kunci dan nada pada bass gitar tidak jauh berbeda pada gitar, sehingga ada baiknya jika anda belajar kunci dasar gitar dahulu. Selain itu anda bisa menghemat uang, karena tidak perlu membeli bass, tetapi cukup gitar kopong yang murah saja sudah cukup.

Untuk bermain gitar anda harus siap merasa agak sakit pada ujung jari kiri anda, karena akan digunakan untuk menekan senar untuk membuat formasi kunci gitar. Terkadang harus membuat ujung jari kita menjadi kapalan maupun melendung baik jari di tangan kiri maupun kanan. Untuk mendapatkan sesuatu anda memang harus mengorbankan sesuatu, itu adalah hukum kimia dan ekonomi yang wajar dan normal.

Jika anda berencana untuk kursus sebaiknya anda jangan ikut kursus sebelum menguasai tehnik dasar tempo lagu, kunci dasar gitar dan kocokan gonjreng pada gitar. Jika anda belum menguasai hal itu anda hanya akan memperlama masa kursus anda yang akan menghabiskan uang.

Untuk menghemat biaya anda bisa belajar pada teman, saudara atau tetangga yang anda kenal baik dan bisa barmain gitar. Jika tidak ada yang bisa bermain gitar maka anda harus belajar otodidak alias belajar sendiri.

Yang diperlukan untuk belajar gitar dasar sendirian :
- Gitar apa saja boleh kopong dan boleh lisrik
- Buku atau majalah lagu-lagu yang ada kunci gitarnya beserta petunjuk kunci gitar
- Kaset, CD atau MP3 lagu yang ada di buku lagu
- Kemampuan stem atau menyetem gitar

Untuk memulai latihan anda harus menyetem gitar anda terlebih dahulu agar suara 6 senar gitar bisa harmonis dan tepat. Jika tidak distem maka anda tidak akan bisa belajar, karena suaranya tidak mungkin pas. Untuk stem gitar anda bisa minta tolong orang lain atau stem sendiri dengan insting. Untuk masalah stem gitar anda bisa mencari buku panduan bermain gitar di toko buku.

Jika anda mau stem sendiri, maka caranya adalah dengan menyamakan fret ke 5 suatu senar dengan satu senar setingkat di bawahnya pada fret 0. Kecuali pada senar ketiga dari bawah yang barus distem pada fret ke 4 dengan fret 0 di senar kedua dari bawah. Anda harus menggunakan filing anda apakah suara suatu fret dengan fret di bawahnya sudah sama suaranya. Jika tidak sama putar-putar pengendali tegangan senar pada ujung gitar sampai pas.

Jika sudah OK, maka selanjutnya anda tinggal mencoba gonjreng pada kunci standar sampai jari anda anda terbiasa dengan posisi masing-masing kunci. Kemudian coba buka buku lagu-lagu yang ada kunci gitarnya, lalu coba ikuti perubahan dari kunci ke kunci dengan tempo yang sesuai dengan aslinya sebisa mungkin berdasarkan filing anda.

Jika sudah bisa maka anda bisa mencoba bermain bareng dengan suara kaset atau lagu yang sebenarnya. Namun syaratnya adalah steman pada gitar anda sesuai dengan steman yang ada di kaset dan kunci lagu yang ada di buku atau majalah juga benar sesuai dengan yang di kaset dan gitar anda.

Jika anda sudah agak lancar anda bisa melanjutkan ke kursus atau inovasi sendiri belajar hal-hal lainnya dari buku mapun kenalan anda. Jika sudah menguasai anda bisa membentuk grup band anda sendiri bersama orang lain yang bisa memainkan alat musik lainnya. Selamat belajar dan semoga berhasil :)


Read More >>